60812-perdana-menteri-israel-naftali-bennett

PM Israel Klaim Pelaku Penembakan Shireen Abu Akleh merupakan Teroris Palestina

Tewasnya wartawan Al Jazeera, Shireen Abu Akleh saat meliput serangan Israel di Kota Jenin disebabkan karena tertembak di bagian kepalanya. Penembakan itu dilakukan oleh tentara Israel, berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian.

Tetapi, Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett menepis tudingan jika polisi Israel yang menembak Shireen Abu Akleh. Melalui akun Twitternya, Bennett justru mengatakan pelaku mungkin merupakan teroris Palestina yang bersenjata.

Bennett mengatakan, orang- orang Palestina bersenjata menembak dengan membabi- buta, sehingga hal Shireen yang telah mengenakan rompi pers saat meliput peristiwa di West Bank.

“ Berdasarkan informasi yang miliki saat ini, terdapat kemungkinan besar kalau orang- orang Palestina bersenjata, yang menembak membabi- buta merupakan orang- orang yang bertanggung jawab atas kematian wartawan malang itu,” klaim Bennett pada akun Twitter miliknya, Rabu( 11/ 5/ 2022).

Di bawah cuitannya tersebut, Naftali Bennett juga membagikan suatu video yang mempertontonkan orang- orang Palestina yang lagi melakukan baku tembak dengan tentara Israel.

Saat kejadian baku tembak antara orang- orang Palestina dengan tentara Israel itu terjadi, Bennett mengklaim kalau tidak sampai membuat tentara Israel terluka. Namun, diketahui justru seseorang jurnalis dari Al Jazeera yang menjadi korbannya.

“ Banyak orang Palestina bahkan terekam mengatakan,‘ Kita menembak seseorang tentara, ia tergeletak di tanah’. Tidak ada tentara yang terluka, meningkatkan kemungkinan kalau mereka menembak jurnalis itu,” lanjutnya.

Untuk diketahui, serangan Israel yang dilakukan di Kota Jenis disebut Bennett merupakan upaya buat menghentikan gelombang terorisme yang mematikan. Beliau kembali mengklaim tentara Israel selalu akurat dalam melepaskan tembakan serta bertanggung jawab.

“ Selamat operasi, pria bersenjata Palestina melepaskan tembakan. Tidak akurat, tidak terkendali, dan tidak bisa dibedakan. Pasukan kami balik ke sumber api, dan mereka menembak seakurat mungkin, dengan jelas dan bertanggung jawab,” klaim Bennett.

ARTIKEL MENARIK :   trik Bermain Kuis Hari Bumi Google yang Viral di Golongan Warganet

Beliau juga menegaskan untuk mengetahui siapa pelaku sebenarnya dalam kejadian tewasnya jurnalis Al Jazeera, Shireen Abu Akleh, perlu adanya sebuah penyelidikan secara nyata. Sebab tanpa melakukan penyelidikan secara betul, maka tidak hendak mencapai kebenaran.

“ Peristiwa di Jenin harus dilihat dalam konteks yang luas: sepanjang 2 bulan terakhir, Israel berada di dasar serangan teroris yang mematikan. Teroris Palestina kesekian kali menewaskan orang Israel dengan niat,” tunjuk Bennett.

Naftali Bennett pula mengatakan kalau operasi yang dilakukan di Jenin itu akan terus dilakukan hingga tujuan tercapai serta Israel akan terus menguatkan tentaranya.

Sebab memang, operasi yang dicoba itu diklaim Bennett ialah bagian dari serangkaian tindakan yang dimulai serta dirancang buat menghentikan gelombang terorisme, dan memulihkan keamanan masyarakat Israel.

Leave a Reply

Your email address will not be published.